Linggoasri, Pesona Wisata Alam Tanpa Batas

Pekalongan, sebuah kota kecil di sebelah utara Jawa. Kota batik ini terletak di jalur strategis yang menghubungkan Surabaya, Semarang, dan Jakarta. Selaras dengan kondisi itu, perekonomian di Pekalongan mengalami kemajuan pesat.

Pekalongan tumbuh menjadi kawasan yang produktif. Pekalongan mampu menarik simpati UNESCO untuk menjadikannya jaringan kota kreatif. Tidak hanya UNESCO, wisatawan juga melirik daerah ini. Pasalnya, Pekalongan menyimpan puluhan surga wisata yang menakjubkan.

Linggoasri Pekalongan, salah satu area wisata di Pekalongan yang menjadi pusat perhatian. Linggoasri menghampar di tanah perbukitan dengan ketinggian 700 meter di atas permukaan laut.

Mulanya, Linggoasri merupakan hutan belantara. Namun, hutan itu dirusak orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Mereka menebang pohon tanpa menanamnya kembali.

Situasi tersebut mencuri hati masyarakat setempat. Mereka meminta dinas terkait membenahi hutan yang rusak parah. Akhirnya, mereka pun menyulap hutan menjadi kawasan wisata Linggoasri seperti sekarang ini.

Bagaimana Transportasi ke Linggoasri Pekalongan?

travelokamobile

Jadwal Kereta

Pekalongan merupakan kota yang memiliki berbagai jenis sarana transportasi. Kereta api adalah salah satu transportasi darat yang paling diminati. Selain lebih murah, pemesanan tiket kereta api pun mudah. Anda bisa memesannya lewat partner resmi PT KAI, seperti Traveloka. Jangan lupa, cek jadwal kereta di Traveloka sebelum memesan tiket, atau buka: https://www.traveloka.com/kereta-api

Kereta api dari arah mana pun wajib berhenti di Stasiun Pekalongan. Setelah itu, Anda harus naik kendaraan umum yang menuju Kecamatan Kajen. Lama perjalanan dari Kota Pekalongan ke Kajen sekitar 1-1,5 jam.

Medan menuju Linggoasri Pekalongan cukup curam, berliku, dan banyak tanjakan tajam. Tapi, kondisi jalan sudah halus dan dilapisi aspal sehingga nyaman dilewati berbagai macam kendaraan.

Gerbang Wisata Alam Linggosari

gerbangwisataalamlinggoasri

Gerbang Linggosari – deasikumbang.com

Sebuah bangunan dengan dua sayap capung di atapnya tampak keren dari kejauhan. Bangunan itu berada di tengah sehingga membelah jalan menjadi dua. Tepat di depannya, terdapat dua tanda lalu lintas berwarna biru dan merah. Itulah gerbang wisata Linggoasri, karya tradisional yang mendapat sentuhan modern.

Sebelum melewati gerbang, Anda harus membeli selembar tiket. Harga tiket dibagi menjadi dua kategori, yaitu dewasa dan anak-anak. Selain hari libur, biaya tiket dewasa sekitar Rp5.000, sedangkan tarif untuk anak-anak Rp3.000. Jika akhir pekan atau tanggal merah, tiket dewasa dibanderol dengan harga Rp11.000. Sementara itu, ongkos tiket anak-anak sekitar Rp5.000 per orang.

Anda membawa kendaraan pribadi? Sebaiknya, Anda memarkirnya di tempat yang sudah disediakan supaya aman. Biaya parkir motor kurang lebih Rp2.500 per unit, sedangkan untuk mobil dikenai Rp5.000.

Menjelajahi Alam Linggosari dengan Berjalan Kaki

berjalan

Berjalan – pixabay.com

Punya hobi hiking? Menyusuri objek wisata Linggoasri Pekalongan dengan berjalan kaki terasa menyenangkan. Lanskap alam yang mengagumkan, sayang jika dilewatkan. Barisan bukit dan hijaunya pohon hutan terlihat menyegarkan pandangan.

Setelah keluar dari gerbang Linggoasri, Anda akan melewati jalur setapak yang menghubungkan ke area bermain anak-anak. Tidak jauh dari situ, kolam renang membentang dengan air yang bening dan menyejukkan.

Ingin menikmati indahnya pemandangan di Linggoasri Pekalongan? Anda bisa naik ke gardu pandang. Letak gardu pandang berdekatan dengan kolam renang. Gardu berbentuk bangunan joglo yang dilengkapi tangga berbahan semen. Gardu tersebut dibuat permanen dengan rangka beton yang kuat.

Jika tertarik melewati jalur tracking, Anda bisa menyewa pemandu. Tarifnya sekitar Rp150.000 untuk dua orang pemandu. Para pemandu ini akan mengajak Anda melewati sungai, perbukitan, dan hutan. Level jalurnya terdiri dari mudah, sedang, dan sulit. Jadi, Anda harus waspada saat melangkah di jalur tracking meskipun ada pemandu.

Menantang Adrenalin Lewat Arung Jeram

arungjeram2

Arung Jeram – progorafting.com

Berani melawan arus? Anda bisa mencoba arung jeram di Kali Paingan Linggoasri. Kali Paingan merupakan salah satu wana wisata di Linggoasri. Lokasinya sekitar 12 km dari gerbang masuk ke arah selatan. Sebelumnya, Anda akan menemukan jembatan yang di bawahnya mengalir sungai jernih, yaitu Kali Paingan.

Fasilitas wisata arung jeram terdiri dari empat paket berdasarkan jarak tempuh dan jenis perahu. Pertama, paket perahu besar dengan jarak tempuh 1 km memasang tarif Rp50.000 per orang. Paket kedua, yaitu perahu besar yang meluncur sejauh 500 meter, tarif per orangnya Rp30.000.

Ada pula paket perahu kecil yang berjarak tempuh 500 meter. Setiap pengunjung yang memanfaatkan fasilitas ini dikenai biaya Rp30.000. Paket keempat adalah perahu tubing (ban) yang biayanya Rp20.000 per orang.

Arus Kali Paingan yang cukup deras membuat permainan arung jeram semakin menantang. Soal keamanan, tenang saja karena pengguna permainan ini dilengkapi pelampung, helm, dan dayung. Selain itu, ada pemandu, tim penyelamat, dan persediaan obat-obatan di dalam perahu.

Mengenal Aneka Satwa di Kebun Binatang

owajawa

Owa Jawa – cnnindonesia.com

Koleksi satwa di kebun binatang Linggoasri memang tidak lengkap. Tapi, kebun binatang ini menjadi salah satu area yang wajib dikunjungi anak-anak. Anda bisa mengenalkan beberapa jenis hewan, antara lain burung merak, gajah, kijang, dan ayam mutiara.

Ada satu hewan yang kerap menarik perhatian, yaitu Owa jawa. Spesies ini tergolong langka. Populasinya tinggal 1000-2000 ekor di Pulau Jawa. Owa jawa gemar bergelantungan di pohon dan berpindah tempat. Anda akan menemukan satwa ini jika menyusuri Linggoasri dengan berjalan kaki.

Wisata Sejarah di Linggosari

inggadanyoni

ingga dan yoni. – phdi.or.id

Setelah kebun binatang, fokus mata pun beralih pada benda peninggalan Hindu di Linggoasri. Benda itu disebut lingga dan yoni.

Lingga berbentuk batu bulat, panjang, dan segi lima. Sementara itu, yoni adalah pasangan lingga. Kedua situs kuno ini digunakan sebagai tempat ritual agama Hindu. Bahkan, tiap perayaan Nyepi, banyak orang yang mendatangi kawasan lingga dan yoni.

Selain lingga dan yoni, terdapat pura di Linggoasri. Bentuk pura seperti yang ada di Bali. Pura ini dikenal dengan kalingga satya dharma. Setiap hari raya Nyepi, pura kalingga satya dharma tampak sepi. Namun, di hari biasa, tidak sedikit pengunjung yang tertarik menyambangi pura ini.

Itulah objek wisata alam Linggoasri Pekalongan yang memesona. Jika Anda membutuhkan informasi hotel di tempat wisata dan tiket kereta, silakan cek secara online di Traveloka.

 

Comments

comments

Leave a Reply